8.22.2014

You'll be Remembered, A.S.

Song by Coldplay

I think of you
I haven't slept
I think I do
But I don't forget
My body moves
Goes where I will
But though I try my heart stays still
It never moves
Just won't be left
And so my mouth waters to be a fate
And you're always in my head
You're always in my head
You're always in my head...

Well, time goes by so fast, huh? You know, at first, I was panicked, I was lost, I was terribly missing you and tearing apart. Until I sense, that you never really walk away. You're always in my head. You're still here with me (and all of your friends), you will give me courage to do all the marketing stuff in our business, tickle me with your crunchy jokes, fool me with your funny face, and teach me to bear the burdens. You were just being the early person reached the finish line. That's all.


5.22.2014

Kemana Saya? Kemana Saya? Kemana Saya?

Duh, rindu sekali mendenyutkan tombol-tombol abjad di keyboard laptop untuk nulis di blog. Sudah lama ya tidak menulis jurnal pribadi disini, ya gue sadar gue sudah terlalu lama terseret ke dunia nyata. Sekarang gue lagi semester pendek (semester 6) lho buat yang ingin tahu (padahal gak ada juga yang kepo). Bila ditanya bagaimana rasanya meninggalkan semester 5 dengan segala kesibukan alias kebrengsekkannya, gue akan menjawab, "GOKIL GILA BANGET WOY! GUE DIPERBUDAK!"

Oke, ngomong-ngomong soal diperbudak, gue yakin gak cuman gue yang merasa diperbudak sama matkul di SBM semester 5. Gue akan ceritakan kronologis ceritanya secara garis besar. Kami disini harus membuat perusahaan yang menjual produk berbasi teknologi, kami harus membuat business plan, dan kami harus presentasi di depan bank dan berusaha agar modal awal kami didanai oleh bank tersebut. Selanjutnya, kami harus berjualan dan terjun langsung ke lapangan selama 5 bulan. Kami harus muter otak gimana caranya produk kami terjual sesuai dengan sales projection di awal. Nah, sekarang saatnya berbicara tentang perusahaan saya, Alore Company. Alore Company ini adalah perusahaan yang menjadi supplier sekaligus seller dari bakso rumput laut yang bernama Bakso Sibols. Dengan menggunakan teknologi pangan (mengubah rumput laut menjadi bentuk tepung/bubuk), kami belajar dari "guru" kami di Semarang bagaimana membuat bakso rumput laut yang enak. Kami tetap menggunakan daging sapi, namun hanya kualiatas nomor satu lah yang kami pilih (tidak ada jeroan, otot, ataupun urat), lalu kami campurkan daging yang sudah digiling tersebut bersama tepung rumput laut dan mengolahnya menjadi bakso-bakso. Mungkin semua orang bertanya, kesulitan apa yang kami hadapi? Dimulai dari harus rutin ke pasar jam 6 pagi, harus kenalan sama semua pedagang tempat kami beli ingredients (kalau mau harganya diskon), lalu kami harus produksi berpuluh-puluh kilo. Ya! Kami membulatkan bakso-bakso tersebut sendiri, mengguling-gulingkannya diatas adonan tepung, memasukannya ke dalam packaging lalu menguncinya dengan sealer! Wah sensasi meniti bisnis dari nol itu luar biasa lelahnya. Jam istirahat pun terganggu, matkul-matkul lain yang dianggap tidak penting kadang dikorbankan. Contohnya saja gue dan beberapa teman Alore bolos matkul agama demi jualan bakso ke kantor-kantor dinas di Bandung dan nawarin ke ibu-ibu Dharma Wanita yang lagi olahraga jam 7 pagi (pas banget gue matkul agama juga mulai jam 7 pagi). Lalu kami juga menumpahkan berton-ton keringat dan air mata dalam menjual dan menghitung arus kas. Ya namanya perusahaan makanan, setiap hari penjualan kami jumlahnya banyak, bon-bon pun bertebaran dimana-mana, stres rasanya kalau satu bon aja ilang, makin stres lagi kalau udah bikin grafik sales terus ternyata di bulan tertentu grafiknya turun. 

Namun, guru yang paling berharga memang pengalaman. Gue akui sangat banyak pelajaran yang didapat dari menjual 33.000 butir bakso ke seluruh Indonesia. Gue belajar profesional, segala kemumetan gue di perusahaan tidak boleh membuat gue malas belajar matkul yang lain atau malas di organisasi yang lain, dan vice versa. Segala kegagalan itu tidak ada, yang ada hanya kesuksesan atau proses pembelajaran. Gue belajar untuk mencari solusi dengan cepat karena total waktu yang kami miliki untuk berjualan pun tidak banyak. Gue belajar bahwa sesungguhnya matkul di SBM tuh NO SLAVERY! Yang ada hanya lah kamu diajarkan untuk bekerja di bawah tekanan. Dan karena gue bekerja di bidang marketing maka pelajaran itu yang paling banyak gue dapatkan, tentang bagaimana memasarkan produk seefektif mungkin, efektif berarti low cost  dan shot on target. Atas kerja keras setiap individu dan khususnya ketelitian financial team, perusahaan kami mendapat penghargaan The Best Financial Report. Untuk yang mau tau kelanjutan Bakso Sibols, YA! kami tetap berjualan meski matkulnya sudah berakhir, atas perminataan pasar dan tingginya antusias masyarakat untuk menjadi parner kemitraan dari kami, maka bisnis ini kami lanjutkan. 7 tahun lagi kalian akan lihat ada restoran di Bandung dengan nama Bakso Sibols! Yeah!

Oke, lanjut ya soalnya kalau gue terusin bisa nulis berlembar-lembar hehe. Gue lagi aktif di Satoe Indonesia, khususnya di Program Development. Kami punya proyek yang namanya Ciwidey Pintar dan Funrun, nah kalau di Ciwidey Pintar tuh kami berusaha memandirikan desa dengan program-program pilihan di bidang olahraga, edukasi, dan kesenian. Tidak hanya sebagai mediator, kami juga terjun langsung ke lapangan. Tidak ada yang lebih membahagiakan ketimbang sudah dikenali oleh anak-anak disana, apalagi misalnya datang kesana terus ada yang lari terus meluk kaki gue sambil bilang, "KAK ICHAAAA!" Nah kalau di Funrun, itu acara funding-nya. Kami membuat sebuah lomba lari 5K untuk mendapatkan dana bagi operational cost kami. Funrun ini bakal dilaksanakan tanggal 7 Juni 2014 di Balai Kota Bandung dengan tema Bakar Bandoeng, jadi nuansanya nanti bakal serba merah gitcu dehhh cutie abizzzzz (?)

Terus, gue lagi nyoba aktif di organisasi ITB, ya kan gue anak ITB tapi kayak susah gerak gitu kan hidupnya terkurung dalam dunia SBM. Gue nyoba jadi finance team di kepanitiaan ospek ITB. Kok sok uang-uang gitu sih hidup lu, Cha? Iya nih, soalnya gue ambil finance sebagai major gue.....so......begitulah hehehe sedikit ambisius di bidang tersebut. Yasudah, sekian informasi dari gue, btw buku Rich Dad Poor Dad karya Robert T. Kiyosaki bagus banget! Gue merasa dibukakan mata batinnya, buruan beli sebelum habis ya! See you!


4.09.2014

Freaky Family goes to Kawah Putih & Situ Patengang

Hari ini Pemilu! Hari ini Pesta Rakyat! Tapi, gue gak nyoblos (huu sorakin). Memang gue memilih pasif dan tidak peduli karena gue tidak suka politik. Padahal udah dikasih keringanan buat nyoblos  di Bandung tapi tetep aja nggak mau. Maafin. Oke lanjut.

Ternyata oh ternyata! Yang pasif dan tidak peduli dengan politik Indonesia bukan cuma gue! YIHA! Gue dan klan yang sama serampangannya kayak gue ini akhirnya memutuskan untuk jalan-jalan melepas penat dengan pergi ke alam. Penasaran siapakah ‘kami’ ini? Kami adalah Freaky Family yang paling aneh sedunia, sekumpulan anak-anak yang ngecap dirinya anti mainstream dan tukang gosip dan serampangan dan nyablak dan mudah tidur dan senang tertawa dan senang berpetualang. Kami beranggotakan 11 orang dan hanya 3 orang yang berdomisili di Bandung, sisanya anak rantau yang gemar ngirit uang. Dan dari 11 orang tadi hanya 2 yang berpatisipasi dalam pemilu hari ini! Delegasi Freaky Family yang membanggakan sekali.

Jadi! Jadi jadi jadi jadian jadi-jadian (apasih), kami pergi ke Kawah Putih dan Situ Patengang hari ini. Ini pertama kalinya kami hang out nyaris full-team! Satu orang gak bisa ikut nih, namanya Dara, dia besok mau ke New York dalam rangka ikut MUN, WOHOOOOOOOW lagi-lagi delegasi Freaky Family yang membanggakan! Sedangkan teman kami yang satu itu tengah sibuk packing, kami memutuskan buat kabur ke tempat belerang paling sabi buat foto-foto yang dilanjut dengan ke tempat air yang menggenang paling indah. (Sebenernya buat bikin video surprise buat teman kami itu juga sih, berhubung dia bakal ultah pas lagi di New York) (eh kok gue malah bocorin disini?) (semoga dia gak baca blog gue amin).


Apa lagi yang kamu harapkan? Tidak ada lagi cerita, yang ada hanya canda, tawa, selfie, gemertak gigi karena kedinginan, perut yang kembung karena kena gerimis, bau belerang yang kayak bau kentut, dan kebahagiaan tidak berujung.


 Naik semacam angkot atau apa sebutannya, omprengan? ya itu lah

Miring

 Rame ya?

 AHAK

Ibu-ibu pengajian yang lagi bagus mood nya

Double Icha yang gemar mengeluarkan kepala

Wuede

AHAK (2)

10.24.2013

10 Things That Cheer Me Up

1. There will be Mini Concert for all 2013 Calon ITB Student Orchestra! And I will play violin, like yeay!
2. I have a very great marketing team consist of creative and helpful people. Love you guys
3. I bought 2 bracelets: one with blue glass beads and rest with green matryoshka doll
4. Got set of watercolor 12 colors and A3-sized of sketchbook from Gerry *big grin*
5. Ate Mie Hijau in Mileu
6. My ultraman bottle drink has returned (from 2 weeks of losing)
7. My doodle got compliments from my seniors *bow*
8. I did black nail art
9. I could make Tofik laughs
10. Got urinated by cat (since I am mother of cat, this thing did not bother me. At all)

© A Myriad of Words
Maira Gall