1.30.2009

Kakak dan Adik

say hi!
long time no kiss hehehe.
wah, ternyata banyak juga orang orang yg kangen ama postingan gw (ini semua hanya fiktif belaka)
oke kita mulai..

jadi, semua ini berawal ketika gw, sherly dan deya selesai ber-rokris-ria. gw baru menyelesaikan amanat suci dari orang tua gw, yaitu bahwa gue harus rajin ibadah biar ga terlalu sering kerasukan.

nah siang itu, dikala sekolah sudah sunyi ditinggalkan oleh penghuninya, tepat di lapangan futsal ada adek kelas yg sedang naek sepeda (nama disamarkan, krn namanya jelek haha sades). terus, gue dengan sigapnya malah bengong ngeliatin anak itu naek sepeda ngelilingin lapangan tersebut. pas bengong, sherly malah narik gue biar cepet pulang, dengan gaya merengek ala anak babi bintitan gw ngomong :
"mau naik sepeda jugaaa ;( "
"aelah lu ca, kaya anak kecil aje" ucap sherly sambil mendengus

terus dengan keimbisilan akut yg gw derita, gw malah nyamperin adek kelas itu dan berkata :
"ngeeennggg ngeeengggg!!! asiiikkkkk!!"

(adek kelas itu tampak kaget tapi dia tetap menggoes sepeda itu)

tanpa merasa berdosa gw malah ngedeketin lagi dan ngomong :
"yihaaaaaa..keliling keliling nih yee..!!"

adek kelas itu keliahatannya kesal sekali, lalu kau tau apa yg terjadi?? adek kelas itu marah dan membanting bantingkan tubuhnya ketanah! jah, bukan lah! hahahaha. dia TETAP mengelilingi lapangan itu tanpa menggubris kehadiran gue disisinya. dalam hati gue : (wah, bocah imbisil)

setelah dipaksa pulang akhirnya gw terpaksa meninggalkan bocah imbisil yg tetap berfantasi sendiri dengan sepedanya itu. arrgggghhhhhhh.. sherly jahat! terus tibatiba sherly bisikin gw :
"muka adek itu serem ya cha?"
"iya"
"ih gw gasuka ama tampang adek kelas kaya gitu"
"sama sih, tapi bagaimana pun, SHE IS STILL MY SISTAH!"
"dih? kok?"
"keliatan, imbisilnye sama kaya gue"
(diem)
(diem juga)
(jajan)
(jajan juga)
(naek angkot)
(naek angkot juga)
(bayar angkot)
(ngutang) hehe

TAMAT
tidak jelas sekali bukaaaaann?

hehehe, thanks yg sudah membacaaaa, have a nice day :D
ingat terus motto saya
tanamkan jiwa keimbisilan sejak dini

3 comments

  1. kok imbilis? imbisil mungkin maksud anda?

    ReplyDelete
  2. saras : oke haha thnks uda kasi tau, gw jg bingung knp gw nulisnya imbilis semua

    ka hai : imbisil = idiot kak ahaha

    ReplyDelete

It would be nice to share thoughts, right? Anyway, if you feel attached with my articles and eager to get a quick response, do not hesitate to email me in clarissa.affandi@gmail.com. I will reply as fast I could.

© A Myriad of Words
Maira Gall